Berita

Politik

Teknologi Jadi Kunci Indonesia Bisa Swasembada Garam

RABU, 11 APRIL 2018 | 17:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Pemenuhan kebutuhan garam dalam negeri bisa tercapai jika pemerintah serius melakukan industrialisasi garam di negeri sendiri.

Begitu kata Guru Besar Bidang Teknik Rekayasa Lingkungan Universitas Indonesia Misri Gozan dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Rabu (11/4).

Menurutnya, kunci dari pembangunan industri garam dalam negeri itu dalah pemanfaatan teknologi.


"Untuk menyaingi garam impor syaratnya pemerintah harus serius melakukan Industrialisasi garam. Produksi massal dengan memanfaatkan teknologi menjadi salah satu kuncinya," ucap Misri.

Selain itu, pemerintah juga harus menyiapkan sejumlah hal agar Indonesia bisa swasembada garam. Di antaranya deregulasi perizinan, infrastruktur untuk industri garam, hingga penggunaan teknologi untuk diversifikasi produk.

“Selain itu, faktor cuaca menjadi satu hal yang juga diperhitungkan. Di Indonesia butuh waktu yang lama untuk penguapan air laut, karena udara di Indonesia sudah dipenuhi air," jelas Misri.

Sementara itu, Ketua Pusat Unggulan Inovasi (PUI) Garam Nasional Makhfud Efendy mengatakan permasalahan lain yang sampai saat ini belum diselesaikan adalah data garam yang masih simpang siur.

"Selain dihadapkan pada permasalahan teknologi, Kita dihadapkan pada permasalahan akses data dan informasi garam," pungkasnya. [ian]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya