Berita

Rizal Ramli (tengah) di acara Kongres Umat Islam Sumatera Utara/Net

Politik

Kelebihan Rizal Ramli Mampu Menjalankan Ekonomi Pancasila

RABU, 11 APRIL 2018 | 16:02 WIB | LAPORAN:

Ekonom senior DR Rizal Ramli memiliki kelebihan yang tidak dimiliki ekonom lainnya. Ia mampu mengejawantahkan ekonomi Pancasila secara nyata dalam praktik kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Rizal Ramli mampu menterjemahkan secara baik konsep ekonomi Pancasila, ekonomi kerakyatan," kata pengamat politik dari  Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubaidillah Badarun kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (11/4).

Ubaidillah menyebut Rizal Ramli memiliki kemampuan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan ekonomi Indonesia yang belakangan terasa semakin mengkhawatirkan. Karenanya Ubaidillah menyebut Rizal Ramli layak diusung pada Pilpres 2019.


"Rizal Ramli layak menjadi cawapres atau bahkan capres," ujarnya.

Rizal Ramli termasuk tokoh yang kerap disebut pantas ikut dalam ajang Pilpres 2019. Awal Maret 2018 lalu mantan Menko Perekonomian dan Menko Maritim itu mendeklarasikan diri siap memimpin Indonesia.

Deklarasi disampaikan di kediaman pribadinya di Jalan Bangka IX, Jakarta Selatan.

Rizal mengungkapkan alasan mencalonkan diri karena ingin membangun perekonomian Indonesia yang selama ini stagnan di kisaran 5%. Capaian ekonomi sebesar ini, kata dia, tidak cukup menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, menyebabkan daya beli lemah dan kemiskinan sulit ditekan.

"Ekonomi Jepang tumbuh 12% selama 20 tahun setelah perang dunia kedua. Pertumbuhan ekonomi China bisa 12% dalam 20 tahun lebih. Insyaallah kami genjot pertumbuhan ekonomi di atas 10% dalam 5 tahun," kata Rizal.

"Jika ekonomi tumbuh di atas 10 persen, pendapatan perkapita tahun 2019 dari 4 ribu dolar akan kita naikan minimum jadi 7 ribu dolar. Dengan pertumbuhan ekonomi dua kali lipat dari hari ini maka lapangan kerja jadi banyak," sambung mantan penasihat ekonomi Perserikatan Bangsa Bangsa ini.

Soal peluang diusung parpol, Rizal mengemukakan optimismenya.

"Jika Allah menghendaki, Dia berkata Kun fayakun (jadi maka jadilah). Man jadda wajada (siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil)," ucap Rizal mengutip ayat Al Quran dan ungkapan Arab.[dem]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya