Berita

Satya Widya Yudha/RMOL

Politik

Soal Data Pribadi, Pemerintah Tidak Punya Sense Of Crisis

RABU, 11 APRIL 2018 | 03:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Wakil Ketua Komisi I DPR RI Satya Widya Yudha mengatakan pemerintah tidak memiliki sense of crisis atau ketanggapan terhadap ancaman.

"Pemerintah tidak tanggap dengan adanya ancaman berupa kebocoran data pribadi," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/4).

Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya respon dari pemerintah terkait masalah perlindungan data pribadi. Satya menyatakan Indonesia kini tertinggal di ASEAN soal adanya regulasi perlindungan data pribadi.


Menurut kader Golkar ini, pemerintah seakan menutup mata terhadap perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih juga beserta dengan ancamannya.

"Saya curiga dengan pemerintah seakan ada yang terganggu dengan sistem yang baik soal pelindungan data pribadi," bebernya.

Sambung dia, penggunaan data pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica merupakan bisnis besar yang merugikan masyarakat.

"Jangan sampai data pribadi kita dimanfaatkan oleh kelompok yang memanfaatkan ini menjadi lahan bisnisnya," tutup Satya. [rus]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya