Berita

Djamal Aziz/Net

Politik

Datang Ke KPK, Djamal Minta Jadwal Ulang

SELASA, 10 APRIL 2018 | 17:55 WIB | LAPORAN:

Politisi Partai Hanura Djamal Aziz menyambangi kantor Komisi Pemberantasam Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (10/4).

Kedatangan Djamal bukan untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus yang ditangani KPK, melainkan ingin meminta jadwal ulang terkait pemanggilan dirinya sebagai saksi kasus pengadaan KTP Elektronik (KTP-el) dengan tersangka Markus Nari.

"Saya dateng hari ini, saya minta schedule hari Senin. Soal surat panggilan saya sebagai saksi Markus," ujarnya.


Nama Djamal sendiri pernah disebut jaksa KPK sebagai pihak yang menekan Miryam S Haryani untuk mencabut keterangan yang disampaikan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Menurut jaksa Djamal dan sejumlah anggota dan mantan anggota DPR lainnya menekan Miryam sekitar awal 2017, berbarengan akan dibacakannya surat dakwaan terhadap dua pejabat Kementerian Dalam Negeri, Irman dan Sugiharto.

Adapun sejumlah anggota dan mantan anggota DPR lainnya yang ikut menekan Miryam yakni mantan Ketua DPR Setya Novanto Chairuman Harahap, Markus Nari serta Akbar Faizal. [nes]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya