Berita

Bus jatuh ke jurang/BBC

Dunia

Bus Sekolah Terjun Ke Jurang, Puluhan Anak Tewas

SELASA, 10 APRIL 2018 | 09:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Setidaknya 30 orang meninggal dunia setelah sebuah bus sekolah jatuh ke jurang di wilayah pegunungan di India awal pekan ini.

Sebagian besar dari korban tewas adalah anak-anak yang berusia di bawah 10 tahun. Selain itu, sang sopir dan dua guru juga tewas dalam kecelakaan yang terjadi pada Senin malam (9/4).

Insiden itu terjadi di negara bagian Himachal Pradesh di utara.


Kecelakaan di jalan umum terjadi di India, seringkali karena mengemudi yang buruk atau jalan dan kendaraan yang tidak dirawat dengan baik.

Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah bus yang mengangkut sekitar 40 siswa dari sekolah Memorial Wazir Ram Singh Pathania di Nurpur di distrik Kangra di negara itu.

"Bus itu meluncur ke sebuah ngarai sedalam 61 meter, menewaskan 27 anak sekolah, dua guru dan sopir," kata pejabat polisi setempat Santosh Patyal seperti dimuat BBC.

Para saksi mata mengatakan kendaraan itu tergelincir ketika berbelok di tikungan dan meninggalkan jalan pegunungan itu.

Pasukan Bantuan Bencana Nasional India (NDRF) dipanggil ke lokasi jatuhnya bus dan melanjutkan upayanya untuk menjangkau setiap penumpang yang terperangkap di reruntuhan pesawat.

Kantor Perdana Menteri Narendra Modi men-tweet bahwa Mr Modi "sedih" atas berita kematian.

"Doa dan solidaritas saya dengan mereka yang kehilangan orang-orang dekat dan sayang dalam kecelakaan itu," katanya seperti dikutip dalam cuitannya. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya