Berita

Carles Puigdemont/BBC

Dunia

Pengadilan Jerman Bebaskan Carles Puigdemont Dengan Jaminan

JUMAT, 06 APRIL 2018 | 10:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengadilan Jerman menolak "pemberontakan" sebagai alasan untuk mengekstradisi mantan pemimpin Catalonia Carles Puigdemont dan memerintahkan pembebasannya dengan jaminan.

Keputusan itu dibuat oleh Pengadilan Schleswig-Holstein yang menangani kasus Puigdemont. Dala putusan pengadilan (Kamis, 5/4), Puigdemont masih bisa menghadapi tuduhan korupsi di Spanyol, namun tidak untuk alasan pemberontakan.

Dia ditangkap di wilayah Jerman utara bulan lalu, setelah Spanyol mengeluarkan Surat Perintah Penangkapan Eropa.


Spanyol menuduh Puigdemont memimpin gerakan separatisme di Catalunya dengan referendum Oktober tahun lalu.

Puigdemont menghadapi tuduhan hasutan, pemberontakan dan penyalahgunaan dana publik di Spanyol sebagai akibat dari perannya dalam referendum tersebut.

Presiden parlemen Catalunya Roger Torrent menggambarkan rilis bersyarat Puigdemont sebagai "berita yang sangat baik" di Twitter.

Pemerintah Spanyol mengatakan menghormati keputusan pengadilan Jerman. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya