Berita

Bamsoet/Net

Nusantara

Ketua DPR: Gulat Bisa Harumkan Nama Indonesia

KAMIS, 05 APRIL 2018 | 08:06 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Olahraga gulat bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah olahraga dunia. Setidaknya dalam perhelatan olahraga Asian Games 2018 atlit gulat Indonesia bisa menyumbangkan satu emas.

"Asian Games 2018 sudah di depan mata. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Pengurus Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PP PGSI) yang baru, Bapak Trimedya Panjaitan, olahraga gulat harus mampu menggeliat lebih kuat dan lebih hebat lagi," kata Ketua DPR Bambang Soesatyo, sambil mengatakan bahwa target satu mendali emas di Asean Games 2018 harus bisa terpenuhi.

Bamsoet menuturkan, selain fokus pada peningkatan latihan fisik dan mental, PP PGSI juga harus mampu meningkatkan kesejahteraan para atlit gulat. Sehingga bisa membantu meningkatkan konsentrasi para atlit dalam berlatih maupun bertanding.


"Kesejahteraan para atlit harus menjadi  salah satu perhatian utama. PP PGSI harus menjamin kesejahteraan para atlit Gulat, jangan sampai mereka tidak konsentrasi berlatih dan bertanding karena memikirkan periuk nasi keluarganya di rumah," tegas Bamsoet.

Bamsoet menjelaskan, DPR RI telah mengalokasikan lebih dari Rp 5 triliun kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga. Ini merupakan bentuk komitmen DPR RI dalam menjalankan fungsi anggaran dalam memajukan olahraga dan kepemudaan di tanah air.

"Saya yakin PP PGSI bisa berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam mengakses pendanaan. Jika ada hambatan atau membutuhkan jembatan koordinasi dengan berbagai pihak lainnya, saya siap membantu," tutur Bamsoet.  

Bamsoet juga berpesan agar PP PGSI bisa memasyarakatkan gulat sampai ke berbagai kalangan masyarakat. Pengurus PGSI harus aktif turun ke kampus atau sekolah untuk memasyarakatkan olahraga gulat guna menjaring para pemuda-pemudi berbakat di berbagai daerah.

"Sepertinya masyarakat Indonesia belum begitu akrab dengan gulat. PP PGSI punya tantangan berat menghadirkan gulat kedalam kehidupan masyarakat. Rekrut kaum muda berbakat dengan bekerjasama melalui berbagai sekolah dan kampus," demikian Bamsoet. [mel]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya