Berita

Mark Zukerberg/Net

Dunia

Mark Zukerberg Balas Kriktik CEO Apple

SELASA, 03 APRIL 2018 | 13:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

CEO Facebook membela model bisnis perusahaannya dan menentang kritik yang baru-baru ini dilayangkan oleh pimpinan Apple. Hal itu diutarakan Mark Zukerberg dalam wawancara yang diterbitkan oleh Vox awal pekan ini.

CEO Apple, Tim Cook diketahui baru-baru ini menyerukan peningkatan regulasi media sosial, dan mempertanyakan praktik memonetisasi data pengguna pada platform gratis dengan menjual iklan yang memungkinkan pengiklan untuk menargetkan kelompok-kelompok tertentu.

"Anda tahu, saya menemukan argumen itu, bahwa jika Anda tidak membayar, entah bagaimana, kami tidak peduli dengan Anda, menjadi sangat fasih. Dan sama sekali tidak selaras dengan kebenaran," kata Zuckerberg mengatakan kepada Vox sebagai tanggapan atas pertanyaan tentang kritik Cook.


"Kenyataannya di sini adalah bahwa jika Anda ingin membangun layanan yang membantu menghubungkan semua orang di dunia, maka ada banyak orang yang tidak mampu membayar," tambahnya.

"Memiliki model yang didukung iklan adalah satu-satunya model rasional yang dapat mendukung pembangunan layanan ini," tegasnya.

Pernyataan ini dibuat Zukerberg saat Facebook tengah berada di bawah tekanan kuat setelah mengakui bahwa Cambridge Analytica, sebuah perusahaan yang bekerja pada kampanye Presiden Donald Trump 2016, telah mengakses dan menyimpan secara tidak benar data besar dari data penggunanya.

Terkait kasus Facebook dan Cambridge Analytica itu, Cook pernah ditanyai mengenai komentarnya.

"Saya tidak akan berada dalam situasi ini," kata CEO Apple (AAPL) tersebut kepada wartawan dari Recode dan MSNBC.

"Sebenarnya, kita bisa menghasilkan banyak uang jika kita memonetisasi pelanggan kita, jika pelanggan kita adalah produk kita," katanya.

"Kami memilih untuk tidak melakukan itu," tambahnya seperti dimuat CNN.

Cook menyebut privasi sebagai "hak asasi manusia" dan "kebebasan sipil" selama wawancara dengan Recode dan MSNBC.

Sementara itu, Zuckerberg mengatakan kepada Vox, bagaimanapun, bahwa Facebook didedikasikan untuk melayani orang, meskipun bergantung pada iklan.

"Jika Anda ingin membangun layanan yang tidak hanya melayani orang kaya, maka Anda perlu memiliki sesuatu yang orang mampu," kata Zuckerberg. [mel]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Penempatan Manajer Kopdes Harus Dilakukan Agar Tidak Terjadi Pemborosan APBN

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:24

Industri Alas Kaki Serap 3,8 Juta Pekerja

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18

SHOW Token Siap Listing di Indodax, Bidik Perluasan Pasar Indonesia

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14

Indonesia Gandeng Panama Perluas Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:11

Nikita Bier Mundur dari Jabatan Kepala Produk X

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02

BNBR Jadi Sorotan, Ratusan Juta Saham Diperdagangkan Pagi Ini

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:49

Zulhas Bongkar Fenomena Kepala Daerah Disponsori "Toke"

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:28

Antusiasme Membludak, 128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:16

Ekonomi Kuartal II Tumbuh 5,29 Persen, DPR Soroti Ketergantungan pada Konsumsi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:13

Kemenag Rilis 40 Buku Digital PAI, Terintegrasi dengan Teknologi AI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:06

Selengkapnya