Berita

Sukmawati Soekarnoputri/Net

Politik

Sebelum Kasus Ahok Terulang, Sukmawati Harus Segera Minta Maaf

SELASA, 03 APRIL 2018 | 13:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Puisi berjudul "Ibu Indonesia" yang dibacakan oleh putri Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri beberapa hari lalu menjadi buah bibir di publik.

Bagaimana tidak,  dalam puisi tersebut, Sukma, sapaan akrabnya, menyinggung perasaan umat muslim dengan menyebut adzan yang kalah merdu dengan budaya Indonesia.

Terkait soal itu, politisi PAN Muslim Ayub mengimbau agar Sukma segera meminta maaf kepada seluruh umat muslim.


"Sebaiknya dia (Sukma) minta maaf sama umat Islam sebelum kemarahan umat Islam ini menjadi persoalan di kemudian hari,” tandasnya di gedung Dewan, (Selasa, 3/4).

Kader PAN asal Aceh itu mengingatkan agar kejadian Ahok jangan kembali terulang. Menurutnya, walaupun Ahok di kala itu sudah minta maaf namun kemarahan umat sudah tak lagi terbendung.

"Kita berharap Sukmawati ini dia muslim, secepatnya menyampaikan klarifikasinya secara sah. Selesai persoalan," tegasnya.

Anggota Komisi III DPR RI ini menilai bahwa Sukmawati selaku budayawati tak seharusnya menyelipkan kata yang dia tahu akan melukai umat Islam. Hal ini menunjukan bahwa nilai Islam tak menjiwai mantan Ketua PNI Marhaenisme tersebut.

"Kalau dia menjiwai syariat Islam, dia tidak akan menyatakan demikian," pungkasnya.

Diketahui bahwa beberapa pengacara muslim dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 sudah berniat melaporkan Sukmawati dengan tuduhan penistaan agama. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya