Berita

Telegram/Net

Dunia

Iran Bersiap Blokir Penuh Telegram

SENIN, 02 APRIL 2018 | 13:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Iran dikabarkan tengah bersiap untuk secara permanen memblokir aplikasi pesan Telegram.

Langkah itu diambil atas dasar masalah keamanan nasional dan menggantinya dengan aplikasi pesannya sendiri.

Alaeddin Boroujerdi, ketua Komisi Keamanan Nasional dan Komisi Kebijakan Luar Negeri Iran, mengumumkan larangan itu selama wawancara radio, kata badan pers Iran, MNA akhir pekan kemarin.


Menurut MNA, Boroujerdi mengatakan keputusan untuk memblokir Telegram tersebut dibuat pada tingkat pemerintahan tertinggi.

Boroujerdi juga menambahkan bahwa pemerintah akan merilis aplikasi perpesanannya sendiri akhir bulan ini, dengan alasan "keamanan nasional".

Dia menambahkan bahwa aplikasi pesan buatan Iran seperti Soroush akan bisa menggantikan Telegram ketika diblokir pada akhirnya.

Telegram sangat populer di Iran, dengan sekitar 40 juta orang saat ini menggunakan aplikasi di negara itu. Demikian dimuat Al Jazeera. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya