Berita

Yahya Jammeh/Net

Dunia

Gambia Tuduh Eks Presiden Lindungi Pemberontak

SENIN, 02 APRIL 2018 | 11:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah baru Gambia menuduh pendukung mantan presiden, Yahya Jammeh, menyambut pemberontak asing ke rumahnya. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya mereka untuk mengacaukan negara.

Penduduk Foni, wilayah Gambia di mana Jammeh memiliki ladang yang luas dan diduga "bunker dan harta karun", disebut-sebut telah menjadi tuan rumah anggota kelompok pemberontak yang selama tiga dekade telah berjuang untuk memisahkan diri dari wilayah mereka dari Senegal.

Pada kunjungan pertamanya ke Foni sejak mengambil kekuasaan setahun yang lalu, Presiden Adama Barrow dan menterinya mengkritik para pemimpin lokal karena mengizinkan anggota Gerakan Pasukan Demokrasi Casamance (MFDC) ke dalam komunitas mereka.


"Kepala desa dan bupati adalah wakil saya dan berkewajiban untuk melaksanakan perintah saya, dan memastikan bahwa ada kedamaian di tempat mereka," kata Barrow.

"Kami mengadakan pertemuan ini karena ada kegagalan dalam pelaksanaan tugas itu," tambahnya seperti dimuat The Guardian.

Dengan memberikan perlindungan bagi pemberontak, maka dapat menganca, Gambia serta mngganggu hubungan dengan Senegal. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya