Berita

Ilustrasi/Net

Global

Perang Dagang, China Balas AS Dengan Tingkatkan Tarif Pada 128 Produk

SENIN, 02 APRIL 2018 | 10:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China resmi memberlakukan tarif tambahan hingga 25 persen pada 128 produk AS termasuk daging babi beku, serta pada anggur dan buah-buahan serta kacang-kacangan awal April ini.

Langkah ini merupakan tanggapan atas langkah serupa yang diambil AS dengan menerapkan tarif impor lebih tinggi pada aluminium dan baja.

Kementerian Keuangan China memastikan bahwa tarif ini resmi berlaku sejak awal pekan ini (Senin, 2/4).


Dalam keterangan pihak kementerian seperti dimuat Reuters, China juga menangguhkan kewajibannya kepada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk mengurangi tarif atas 120 barang-barang AS, termasuk buah. Tarif produk akan dinaikkan menjadi 15 persen.

Delapan produk lainnya, termasuk daging babi, sekarang akan dikenakan tarif 25 persen dengan langkah-langkah efektif mulai 2 April.

China telah memberlakukan tarif di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara Beijing dan Washington.

Dalam pernyataan yang sama, pihak Kementerian Perdagangan China juga mengatakan bahwa Amerika Serikat telah secara serius melanggar prinsip-prinsip non-diskriminasi yang diabadikan dalam peraturan Organisasi Perdagangan Dunia, dan juga telah merusak kepentingan China.

"Penangguhan sejumlah kewajiban China terhadap Amerika Serikat adalah haknya yang sah sebagai anggota Organisasi Perdagangan Dunia," katanya, seraya menambahkan bahwa perbedaan antara dua ekonomi terbesar dunia harus diselesaikan melalui dialog dan negosiasi. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya