Berita

Kampanye Kosta Rika/BBC

Dunia

Ketika Dua Capres Punya Nama Belakang Yang Sama

SENIN, 02 APRIL 2018 | 10:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Warga Kosta Rika menggunakan hak suara mereka dalam pemilu presiden kemarin. Mereka dihadapkan pada dua pilihan capres, yakni Alvarado atau Alvarado.

Kedua capres tersebut memang memiliki nama belakang yang sama. Capres pertama adalah evangelikal Injili Fabricio Alvarado. Dia melawan capres kiri-tengah Carlos Alvarado.

Dimuat BBC, kendati memiliki nama belakang yang sama, namun keduanya tidak memiliki hubungan kekerabatan atau keluarga.


Para kandidat telah bertempur di sepanjang kampanye, yang telah didominasi oleh perdebatan tentang melegalkan pernikahan sesama jenis.

Kosta Rika sendiri memilih presiden baru setiap empat tahun sekali.

Presiden saat ini, Luis Guillermo Solís dari Partai Aksi Warga (PAC) tengah-kiri, dilarang undang-undang untuk mencalonkan diri untuk kedua kalinya berturut-turut.

Pada putaran pertama bulan Februari, tidak ada kandidat yang memenangkan lebih dari 40% suara, yang berarti dua kandidat berkinerja terbaik lolos ke putaran kedua head-to-head. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya