Berita

Palestina/Net

Dunia

PBB: Situasi Di Gaza Bisa Semakin Buruk

SABTU, 31 MARET 2018 | 12:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pejabat senior PBB mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa situasi di Gaza kemungkinan akan memburuk dalam beberapa hari mendatang. Dia menyerukan kepada warga sipil, terutama anak-anak, untuk tidak menjadi sasaran.

Israel harus menegakkan tanggung jawabnya di bawah hukum hak asasi manusia dan kemanusiaan internasional. Kekuatan mematikan seharusnya hanya digunakan sebagai upaya terakhir dengan setiap kematian yang ditimbulkan dengan benar diselidiki oleh pihak berwenang," kata wakil kepala urusan politik Taye-Brook Zerihoun seperti dimuat Reuters.

Diketahui bahwa sedikitnya 16 orang Palestina tewas dan ratusan lainnya terluka pada hari Jumat oleh pasukan keamanan Israel yang menghadapi salah satu demonstrasi terbesar Palestina dalam beberapa tahun terakhir di sepanjang perbatasan Israel-Gaza.


Dewan Keamanan PBB berencana untuk bertemu di belakang pintu tertutup atas permintaan Kuwait. Namun Kuwait meminta agar pertemuan itu diadakan secara terbuka.

Diplomat AS Walter Miller mengatakan sangat disayangkan bahwa Israel, sekutu dekat AS, tidak dapat mengambil bagian dalam pertemuan hari Jumat karena liburan Paskah.

"Kami sangat sedih dengan hilangnya nyawa hari ini. Kami mendesak mereka yang terlibat untuk mengambil langkah-langkah untuk menurunkan ketegangan dan mengurangi risiko bentrokan baru. Aktor yang buruk yang menggunakan protes sebagai penutup untuk memicu kekerasan membahayakan nyawa yang tidak bersalah," kata Miller kepada Dewan Keamanan PBB. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya