Berita

Dunia

Bentrok Di Perbatasan Israel, 16 Warga Gaza Tewas

SABTU, 31 MARET 2018 | 06:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Setidaknya 16 orang Palestina tewas dan ratusan lainnya terluka oleh pasukan keamanan Israel yang menghadapi salah satu demonstrasi terbesar Palestina di sepanjang perbatasan Israel-Gaza dalam beberapa tahun terakhir, jelang akhir pekan ini.

Puluhan ribu warga Palestina melakukan aksi protes di perbatasan, mendesak untuk mendapatkan hak kembali bagi para pengungsi ke tempat yang sekarang menjadi bagian dari Israel.

Puluhan ribu irang berbaris di perbatasan dan mendirikan tenda. Tidak jarang keluarga membawa anak-anak mereka ke perkemahan hanya beberapa ratus meter dari tembok keamanan Israel dengan daerah kantong Hamas yang dikelola Islamis, dan lapangan sepak bola ditandai di pasir dan band pramuka diputar.


Namun seiring berlalunya hari, ratusan pemuda Palestina mengabaikan panggilan dari penyelenggara dan militer Israel untuk menjauh dari perbatasan, di mana tentara Israel di seberang perbatasan mengawasi dari tanggul penimbunan kotoran.

Militer mengatakan pasukannya telah menggunakan tembakan langsung hanya terhadap orang-orang yang berusaha menyabot pagar keamanan perbatasan, beberapa di antaranya menggelindingkan ban dan melemparkan batu.

Para pejabat kesehatan Palestina mengatakan pasukan Israel menggunakan sebagian besar tembakan terhadap para pengunjuk rasa, di samping gas air mata dan peluru karet. Para saksi mengatakan militer telah menempatkan pesawat tak berawak ke atas setidaknya satu lokasi untuk menjatuhkan gas air mata.

Salah satu yang tewas berusia 16 dan setidaknya 400 orang terluka oleh tembakan langsung, sementara yang lain terkena peluru karet atau dirawat karena menghirup gas air mata, kata pejabat kesehatan Gaza. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya