Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Peluang Jokowi di Pilpres Masih Berbahaya

JUMAT, 30 MARET 2018 | 21:27 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo merupakan sebuah fenomena sosial. Walau begitu, peluangnya dalam Pilpres 2019 masih berbahaya.

Begitu dikatakan pengamat sekaligus pelaku ekonomi, DR. Riza Suarga dalam diskusi Menakar Peluang Jokowi Dua Periode di Resto Padzzi KKO 101 Ulam, Jalan Raya Cilandak KKO 101, Jakarta Selatan (Jumat, 30/3).

"Jokowi ini fenomena sosial. Indikatornya, dia enggak punya partai, Jadi kalau ditanya peluang, peluangnya masih berbahaya. Parameternya, dia gak punya pasukan, relawannya sibuk. Saya ragu 2019 relawan ngumpul lagi kayak 2015," jelasnya.


Tak hanya itu, Riza juga menilai masyarakat kelas menengah yang sulit untuk diatur merupakan salah satu alasan mengapa peluang Jokowi masih berbahaya.

Walau begitu, menurutnya, pencapaian Jokowi selama tiga tahun ini, cukup membanggakan. Utamanya, dalam bidang infrastruktur, sehingga untuk mendapatkan dua periode kepemimpinannya sangat adil.

"Banyak sekali, partai belum jelas, itu kan baru deklarasi. Jelang 2019 ada salah apa, kita gak tau," jelasnya.

"Kelas menengah mau bergerak kalau dari hatinya, ini adalah sebab fakta. Saya katakan masih sangat berbahaya dua periode. Jokowi ini fenomena sosial yang luar biasa. Kalau dia simbol kelas menengah, pilih dia," demikian Riza. [sam] 

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya