Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Ditawar Jadi Cawapres Jokowi, Begini Respon Prabowo Subianto

JUMAT, 30 MARET 2018 | 19:53 WIB | LAPORAN:

Prabowo Subianto angkat bicara terkait wacana memasangkan dirinya menjadi cawapres petahana Presiden Joko Widodo di pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Ketua Umum Gerindra ini menilai, masih terlalu dini untuk membicarakan maju menjadi capres maupun cawapres Jokowi di Pilpres.

"Jadi saya enggak bisa putuskan, bisa jadi ini, bisa jadi itu. Tapi nanti partai yang putuskan," jelas Prabowo dalam wawancara ekslusif dengan TV One, yang juga disiarkan langsung di akun Facebook pribadinya, Jumat (30/3).


Prabowo dengan tegas mengatakan, sebagai pemegang mandat partai, dia tetap harus mematuhi aturan yang disepakati bersama di Gerindra.

"Jadi kalau saya bertindak di luar mandat yang diberikan oleh partai saya, itu berarti saya keliru," jelasnya.

"Partai ini bukan milik saya, tapi terdiri dari jutaan orang dan kita punya mekanisme, kita ada raker ada konferensi nasional, dewan pembina, dan sebagainya. Jadi ketika kita berani menerima mandat, kita harus setia dan jujur melaksanakan mandat itu," demikian Prabowo.

Informasi yang diterima redaksi dari internal Gerindra menyebutkan bahwa Prabowo sempat didatangi oleh pengusaha yang mengaku utusan Istana.

Informasi lainnya, pengusaha itu menjanjikan uang Rp 15 triliun apabila Prabowo mau mendampingi Jokowi menjadi cawapres di Pilpres 2019 mendatang.

Oleh Prabowo tawaran pengusaha itu langsung ditolak. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya