Berita

MBS/Net

Dunia

Putra Mahkota Saudi Temui Kelompok Pro-Israel Di AS

JUMAT, 30 MARET 2018 | 12:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Putra mahkota Saudi Mohammed bin Salman atau juga dikenal sebagai MBS, bertemu dengan para pemimpin dari sejumlah organisasi Yahudi sayap kanan selama tur resminya ke Amerika Serikat baru-baru ini.

Kelompok-kelompok itu, yang telah menyumbangkan jutaan kepada pembangunan permukiman ilegal dan perjuangan melawan gerakan BDS (Boikot, Divestasi dan Sanksi), termasuk pejabat dari AIPAC, Stand Up for Israel (ADL) dan Federasi Yahudi Amerika Utara (JFNA).

Menurut salinan dari rencana perjalanannya, Haaretz melaporkan bahwa MBS juga bertemu dengan para pemimpin dari Konferensi Presiden, B'nai B'rith dan Komite Yahudi Amerika (AJC).


AIPAC, ADL dan JFNA telah lama menargetkan BDS, sebuah gerakan non-kekerasan yang berusaha untuk secara ekonomi menekan Israel agar memberikan hak yang sama dan hak untuk kembali ke Palestina.

Arab Saudi sendiri tidak secara resmi mengakui Israel sebagai sebuah negara.

Mahjoob Zweiri, direktur Program Studi Teluk di Universitas Qatar, mengatakan kunjungan MBS adalah kampanye yang bertujuan untuk mewakili wajah baru kerajaan Saudi ke Amerika Serikat. Saudi yang fleksibel dan mau berubah.

"Ada pemahaman lama dari para pemimpin Arab bahwa gerbang Washington. DC dijaga oleh para pemimpin pro-Israel. Ini termasuk para pemimpin bisnis, kelompok-kelompok seperti AIPAC dan lainnya yang terkait dengan Israel," kata Zweiri kepada Al Jazeera.

"MBS mengikuti tren itu, dia mencoba ke pengadilan AS dan menunjukkan kepada mereka bahwa dia mendukung rencana mereka untuk Israel-Palestina dan keputusan mereka untuk memindahkan kedutaan Amerika Serikat ke Yerusalem," sambungnya.

"Dimensi lain adalah ketika Partai Republik berkuasa, secara luas diyakini mereka memiliki hubungan yang lebih dekat dengan Israel dan agenda Israel," tambahnya.

"Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan kesepakatan abad ini, yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, juga bisa melihat normalisasi hubungan antara Arab Saudi dan Israel, dan memaksa Palestina untuk menyetujui tuntutan Israel,"jelasnya.

Sebagai bagian dari tur dua minggu, MBS telah bertemu Bill dan Hillary Clinton, Senator Chuck Schumer, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mantan Menteri Luar Negeri Henry Kissinger, dan mantan Walikota New York Michael Bloomberg.

Dia diharapkan bertemu Oprah Winfrey, seorang maestro media dan pembuat opini utama di Amerika Serikat dalam beberapa hari mendatang. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya