Berita

Dunia

Pemberontak Serang Rumah Presiden Di Kongo

JUMAT, 30 MARET 2018 | 09:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemberontak bersenjata menewaskan sedikitnya satu tentara selama serangan terhadap sebuah rumah yang dimiliki oleh Presiden Kongo Joseph Kabila di timur bergolak di mana sejumlah konflik telah berkobar dalam beberapa bulan terakhir.

Kabila tidak hadir ketika milisi Mai-Mai menyerang rumah dekat kota Beni dan bentrok dengan tentara negara, yang mampu menangkis serangan itu.

Serangan kedua pada tempat tinggal kepresidenan dalam tiga bulan menunjukkan situasi keamanan yang memburuk di Kongo sebagian dipicu oleh penolakan Kabila untuk mengundurkan diri pada tahun 2016 ketika mandatnya berakhir.


Sebuah rumah milik Kabila diserang dan dibakar di provinsi Kivu Utara pada bulan Desember. Seorang polisi tewas dalam insiden itu.

Situasi keamanan di timur, sudah menjadi titik berat ketegangan etnis, telah memburuk tahun ini ketika otoritas negara tergelincir, memaksa puluhan ribu orang melarikan diri dan mengancam untuk mengguncang seluruh negeri.

Seorang juru bicara kelompok pemberontak Mai-Mai mengatakan mereka menewaskan tiga tentara selama serangan itu. Seorang jurubicara militer mengatakan salah satu serdadu dan satu penyerangnya tewas.

Mai-Mai terdiri dari sejumlah kelompok bersenjata yang awalnya dibentuk untuk melawan invasi Rwanda pada 1990-an. Sejak itu mereka telah berubah menjadi berbagai macam milisi berbasis etnis, jaringan penyelundupan dan raket perlindungan. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya