Berita

Fahri Hamzah

Politik

Fahri Hamzah: Jadi Pemimpin Itu Jangan Bertele-tele

JUMAT, 30 MARET 2018 | 00:11 WIB | LAPORAN:

Indonesia saat ini sudah jarang ditemukan figur pemimpin yang percaya diri (confidence), memiliki pemikiran besar dan mampu membuat terbelalak orang-orang di jagat raya ini.

Begitu kata Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah saat menjadi narasumber dalam kuliah umum dengan tema “Peran Umat Islam Dalam 20 Tahun Reformasi”di Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin, Banten, Kamis (29/3).

“Bahkan pemimpin-pemimpin Indonesia yang ada sekarang, sudah tidak dikutip di luar negeri,” ujarnya.


Kondisi ini, sambungnya, berbeda saat zaman Soekarno dulu. Saat itu, Soekarno sangat disegani negara-negara, bahkan hingga namanya diabadikan di setiap sudut negeri-negeri tetangga.

“Berbeda dengan Soekarno. Dulu, namanya  tidak saja cukup dikutip. Tapi  diabadikan  namanya  menjadi nama  jalan, gedung,  termasuk pusat-pusat kebudayaan," kata Fahri Hamzah.

Menurut dia, bentuk penghormatan tersebut diberikan karena Bung Karno merupakan tokoh yang percaya diri dan memiliki pengetahuan luas.

Jadi, sambungnya, seorang calon pemimpin harus melatih dirinya sekuat tenaga, sehingga mengerti konten dari pengetahuan dan struktur kepribadiannya.

"Itu yang paling penting. Seorang pemimpin itu jangan bertele-tele. Sesuatu hal yang mudah malah menjadi diperumit. Sok merasa pinter, padahal kelihatan bodohnya,” tegasnya yang disambut riuh tepuk tangan peserta kuliah umum.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga mengingatkan bahwa seorang calon pemimpin harus berhati bersih dan harus baik.

"Makanya salah satu cermin penting untuk menjadi seorang pemimpin yang baik itu adalah berdoa," ujar anggota DPR dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB) ini. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

Bakamla Kirim KN. Singa Laut-402 untuk Misi Kemanusiaan ke Siau

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:40

Intelektual Muda NU: Pelapor Pandji ke Polisi Khianati Tradisi Humor Gus Dur

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:22

Gilgamesh dan Global Antropogenik

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:59

Alat Berat Tiba di Aceh

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:45

Program Jatim Agro Sukses Sejahterakan Petani dan Peternak

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:22

Panglima TNI Terima Penganugerahan DSO dari Presiden Singapura

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:59

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Mengawal Titiek Soeharto

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:25

Intelektual Muda NU Pertanyakan Ke-NU-an Pelapor Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:59

Penampilan TNI di Pakistan Day Siap Perkuat Diplomasi Pertahanan

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:42

Selengkapnya