Berita

Sri Mulyani/Net

Bisnis

Anwar Nasution: Modal Sri Mulyani Cuma Batok Kepala

KAMIS, 29 MARET 2018 | 18:48 WIB | LAPORAN:

Menteri Keuangan Sri Mulyani dinilai cuma modal batok kepala dalam menjalankan tugasnya sebagai Menkeu.

Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Anwar Nasution menilai Sri lebih banyak meminta sedekah untuk mendapat utang dari luar negeri.

Hal ini menurut Anwar terlihat dari kepemilikan surat utang yang banyak dipegang oleh asing. Bahkan target rasio terhadap penerimaan produk domestik bruto (PDB) atau tax ratio Indonesia tahun 2018 sebesar 11 persen. Anwar menilai target itu terlalu kecil sehingga pemerintah mengalami kekurangan dana untuk mengelola Indonesia.


"Sri Mulyani modalnya cuma batok kelapa. Minta sedekah ke seluruh dunia," ujar Anwar saat menghadiri peluncuran laporan perekonomian Indonesia 2017 yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI), Rabu (28/3).

Lebih lanjut, Anwar menilai kebijakan pengampunan pajak juga tidak efektif dalam menerima penerimaan pajak. Anwar membandingkan dengan Singapura yang getol mengejar pajak. Menurut Anwar, Ani lembek terhadap para penunggak pajak

"Tax Amnesty itu hanya untuk mengampunkan orang yang tidak bayar pajak. Coba di Singapura satu sen pun dikejar sama kantor pajak," ujarnya.

Tidak sampai disitu, Ani dinilai tidak memperhatikan perbaikan tax ratio agar Indonesia tak terlalu banyak mengandalkan utang.

"Dari sisi pajak sudah 73 tahun merdeka tax ratio hanya 11 persen. Seharusnya ini yang mesti kita perbaiki," jelas mantan Ketua BPK ini. [nes]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya