Berita

Anjing polisi di Madrid/Net

Dunia

Anjing Polisi Di Madrid Akan Dapat Terapi Musik Klasik

KAMIS, 29 MARET 2018 | 07:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Anjing merupakan hewan yang memiliki peran besar dalam membantu pihak kepolisian mengungkap kasus, menjaga keamanan atau melakukan evakuasi.

Polisi di Madrid Spanyol memiliki cara tersendiri untuk merawat anjing polisi agar meningkatkan kesejahteraan serta kemampuan mereka.

Anjing-anjing polisi di Madrid akan mendapatkan tempat istirahat yang dilengkapi dengan AC atau pendingin udara serta terapi musik.


Pasukan polisi kota ibukota Spanyol telah memasang sistem khusus yang menyediakan terapi musik untuk anjing-anjing pelayannya.

Diharapkan bahwa inovasi akan mengurangi tingkat stres yang dialami oleh anjing.

Teknik ini mengekspos hewan ke musik klasik beberapa kali sehari dan dikenal sebagai "efek Mozart".

Di kepolisian Madrid sendiri ada 22 anjing yang bekerja sebagai detektor dalam berbagai peran di Unit Canine polisi kota itu.

Dewan lokal Madrid, yang mengawasi pasukan itu, mengatakan bahwa anjing-anjing itu terpapar pada tingkat stres yang tinggi dalam peran mereka.

Fasilitas telah dipasang sebagai bagian dari perbaikan ke tempat tinggal di mana anjing-anjing itu ditempatkan. mereka

Anjing-anjing di unit ini khusus berperan dalam mendeteksi bahan peledak dan narkotika, serta mengambil bagian dalam misi penyelamatan.

Sebuah studi 2012 yang diterbitkan dalam Journal of Veterinary Behavior menemukan bahwa musik klasik dapat membantu mengurangi kecemasan pada anjing.

Rafael de la Gándara, seorang sersan polisi yang bertanggung jawab atas unit itu, mengatakan bahwa renovasi tempat tidur anjing dapat membantu mempertahankan kinerja mereka di tempat kerja.

Dia mengatakan anjing-anjing itu harus rileks tetapi juga harus distimulasi, agar mereka tetap waspada dan responsif terhadap perintah ketika melakukan pekerjaan yang dapat mereka panggil pada saat itu juga. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya