Berita

Nusantara

Kang Hasan Dapat Gelar Rhakeyan Pranata Yudha

RABU, 28 MARET 2018 | 21:58 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Selama ini, calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin atau akrab disapa Kang Hasan, dikenal sebagai figur yang mencintai seni dan Budaya Sunda serta aktif melestarikannya di berbagai organisasi kesenian dan kebudayaan yang ada di Jawa Barat.

Salah satunya, tradisi dan budaya tanah kelahirannya di Talaga, Kabupaten Majalengka. Atas peransertanya tersebut, Kang Hasan dianugerahi gelar 'Rhakeyan Pranata Yudha' oleh Kasepuhan Talagamanggung, di Musium Talagamanggung, Desa Talaga Wetan, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka.

Pada kesempatan tersebut, Kang Hasan menyampaikan rasa terimakasihnya atas penghargaan yang diberikan oleh masyarakat Talaga yang mempercayakan putra daerahnya, untuk maju sebagai calon pemimpin di Jawa Barat. Kang Hasan juga menyatakan kesiapannya membangun Jawa Barat yang berbudaya dan berakhlakul karimah.


"Seni dan Budaya sudah mendarahdaging dalam diri saya, dan saya siap pimpin Jawa Barat dengan tetap melestarikan kebudayaannya," ungkapnya dihadapan kasepuhan dan masyarakat Talagamanggung.

Kang Hasan menambahkan, akan membangun daerah dan masyarakat Jawa Barat dengan 7 program unggulan yang Ia gulirkan bersama pasangannya Anton Charliyan (Kang Anton). diantaranya, Bogagawe, Jabar Sebeuh, Jabar Cageur, Sakola Gratis, Imah Rempeg, Turkamling dan Budaya serta Molototcom.

"Dengan kepercayaan masyarakat Majalengka, khususnya di Talaga, saya hanya ingin membaktikan diri saya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat," tegasnya dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 28/3)​.

Masih di tempat yang sama, Kang Hasan sempat bertemu dengan kolompok tani sawah datar (Sadar) untuk mendengar aspirasi dan keluhan para petani tersebut. Sebelumnya, Kang Hasan sempat pulang ke kediaman orang tuanya untuk bertemu dengan kerabat dan teman masa kecilnya dulu.[dem]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya