Berita

Arteria Dahlan/Net

Politik

PDIP Ajak Demokrat Dukung KPK Tuntaskan Kasus KTP-el

RABU, 28 MARET 2018 | 19:36 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

PDI Perjuangan mengajak Partai Demokrat untuk bersama-sama mendukung KPK agar menuntaskan kasus korupsi e-KTP. PDI Perjuangan memahami bahwa kasus ini terjadi pada pemerintahan SBY dan seluruh inisiatif program e-KTP  memang berasal dari eksekutif.

Karena itulah, kata anggota Komisi III Arteria Dahlan, PDI Perjuangan mengajak Partai Demokrat untuk bersama-sama memberikan dukungan KPK. Caranya, dengan  membangun kesepahaman untuk memfokuskan pemberantasan korupsi e-KTP tersebut secara tuntas dari hulunya, dari sumbernya, atau dari centre of corruption itu, yaitu dari kuasa pengguna anggaran.

"Sekiranya Demokrat setuju, maka kami akan acungi jempol dan disinilah kita bisa duduk bersama dalam agenda ke depan," kata Arteria Dahan beberapa saat lalu (Rabu, 28/3).


"Terlebih dari fakta di BAP dan persidangan, nama Pak Gamawan Fauzi disebut 4 kali, termasuk perannya merubah sumber pembiayaan eKTP yang semula dari hibah, menjadi penganggaran multiyears," sambung Arteria.

Dia menambahkan, PDI Perjuangan berharap agar seluruh pihak memberikan dukungan agar tercipta suasana kondusif sehingga korupsi e-KTP tersebut dapat mengungkapkan koruptor kakapnya, designernya dan aktor intelektualnya. [sam]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya