Berita

Piala Dunia Rusia/Net

Olahraga

Piala Dunia Rusia Dan Qatar Terancam Batal, Indonesia Bisa Ambil Momentum

RABU, 28 MARET 2018 | 03:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Piala Dunia 2018 di Rusia terancam batal digelar seperti Piala Dunia 1942 dan 1946. Hal ini seiring dengan persiapan yang kurang matang dari pihak penyelenggara.

Salah satunya, persiapan pembangunan stadion yang belum rapi. Seperti pembangunan Samara Arena, di Kota Samara yang mengalami keterlambatan. Hingga tiga bulan jelang pembukaan Piala Dunia, stadion berkapasitas 45 ribu kursi itu masih belum ditanami rumput.

Selain itu masalah fasilitas, Rusia juga mengalami ancaman terkait hubungannya dengan negera-negara peserta Piala Dunia. Pemerintah sejumlah negara peserta bahkan telah memboikot gelaran empat tahunan.


Boikot ini terkait dengan insiden racun kimia yang menyerang mantan mata-mata Rusia di Inggris, Sergei Skripal. Inggris, Australia, dan Islandia yang menjadi peserta Piala Dunia telah mengeluarkan boikot tersebut.

Sementara Qatar, sebagai penyelenggara Piala Dunia 2022 juga terancam bakal batal jadi tuan rumah. Hal ini seiring merebaknya isu pembelian suara dan skandal terkait terpilihnya Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia.

"Hari ini penyelenggaraan Piala Dunia tahun 2018 Rusia dan tahun 2022 Qatar terancam batal," jelas koordinator Masyarakat Sepakbola Indonesia, Sarman dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Rabu (28/3).

Menurutnya, Indonesia tidak boleh mendiamkan momentum ini hilang begitu saja. Indonesia yang berhasrat untuk menjadi tuan rumah, harus segera bergerak.

"Indonesia harus mengambil momentum tahun 2022 jadi tuan rumah. Dunia tentu menunggu peran Indonesia itu," jelasnya.

Sarman menilai, rakyat Indonesia akan mendukung segala upaya pemerintah untuk mengambil momentum tersebut.

"Apalagi putra terbaik Indonesia akan hadir sebagai peserta dan rakyat dunia mendukungnya," tukas Sarman. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya