Berita

Foto/Net

Bisnis

Aturan Cukai Plastik Segera Diberlakukan

SELASA, 27 MARET 2018 | 08:22 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pemerintah terus menggodok aturan terkait pengenaan cukai plastik. Aturan tersebut rencananya akan diterbitkan dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP).

Direktur Jenderal (Dirjen) Bea Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengatakan, pembahasan cukai plastik berjalan sesuai dengan rencana. Pihaknya menargetkan kebijakan tersebut mulai berjalan pada Mei 2018.

"Panitia Antar Kemente­rian (PAK) yang melakukan penyusunan PP sudah jalan. Dalam dua bulan ke depan bisa kami jalankan," kata Heru di Jakarta, kemarin.


Heru menjelaskan, dalam menyusun aturan tersebut, pihaknya bekerja secara paralel. Persiapan aturan dan persetujuan dari Komisi XI DPR dijalankan bersamaan.

Menurut Heru, dalam panitia tersebut, barang yang akan dikenakan cukai sudah dibicarakan secara detail. Di antaranya cukai minuman berpemanis dan emisi, cukai plastik yang akan diutamakan.

"Targetnya itu plastik dulu. Karena semakin banyak yang peduli lingkungan dan kesehatan," jelasnya.

Anggota Komisi XI DPR Muhammad Misbakhun menyatakan mendukung langkah pemerintah untuk mengerek penerimaan negara.

"DPR akan mengikuti agenda pemerintah sepanjang membantu peneri­maan cukai. Apalagi hal itu (cukai) kewenangan penuh pemerintah," ujarnya.

Misbakhun menilai, ren­cana pemerintah mengena­kan cukai plastik sebagai langkah startegis. Sehingga penerimaan tidak terlalu bergantung pada peneri­maan cukai rokok.

Dia meminta, pemerintah untuk segera mengajukan pembahasan ke DPR sece­patnya.

"Saya berharap bisa diba­has secepatnya, setidaknya pada masa sidang beri­kutnya sudah dilakukan," tegasnya.

Seperti diketahui, Ditjen Bea dan Cukai memasukan cukai plastik sebagai salah satu target penerimaan da­lam APBN 2018. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya