Berita

Cristiano Ronaldo/Net

Olahraga

Ronaldo Mau Nyalip Puskas

Portugal vs Belanda
SENIN, 26 MARET 2018 | 09:06 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Belanda akan berhadapan dengan Portugal di tempat ne­tral, Jenewa Swiss dini hari nanti WIB. Pelatih Ronald Koeman akan mencoba memperbaiki diri usai menjalani debut kurang me­muaskan bersama tim nasional Oranye, julukan Belanda.

Sebab, pertandingan perta­manya sebagai pelatih De Oranje berujung kekalahan 0-1 dari Inggris di Amsterdam Arena, Sabtu (24/3) dini hari WIB. "Melawan Portugal kami akan mengubah banyak hal karena saya ingin melihat lebih banyak pemain,"  ucap mantan defender yang membawa Belanda juara Piala Eropa 1988 itu.

Pada laga lawan Inggris, Koeman mengusung pola 3-4-3, namun sayang skema itu gagal me­mengaruhi pertandingan. Sebab, tim tamu Inggris justru lebih mendominasi permainan dan mampu unggul lewat gol Jesse Lingard pada menit ke-59.


"Saya pikir organisasi kami dalam formasi itu masuk akal, tapi kami tampak tidak yakin saat pegang bola. Kami tidak menciptakan banyak peluang, begitu pula Inggris, Kami ke­hilangan pegangan kami pada pertandingan itu. Tapi kami harus sadar siapa lawan yang kami hadapi," tutur Koeman setelah laga.

Koeman berharap pasukannya bisa tampil lebih percaya diri, terutama ketika sedang pegang bola ketika lawan Portugal. "Kami memainkan formasi lain dan saya senang terutama dalam hal kami mengorganisasi per­tahanan, tetapi saya ingin kami menciptakan lebih banyak pen­guasaan bola dan melayani Bas Dost dengan lebih baik. Kami tidak terlalu sering memasuki kotak 16 meter Inggris," pelatih 55 tahun itu memaparkan.

Sedang buat Portugal, Cristiano Ronaldo mengejar ambisi pribadinya. Ronaldo kini mem­bukukan 81 gol buat Portugal.

Dia menduduki peringkat ke-tiga sebagai pemain yang paling banyak mencetak gol untuk negaranya, di bawah Ferenc Puskas (84 gol untuk Hongaria dan Spanyol) dan pemain Iran, Ali Daei yang mencetak 109 gol, demikian dilansir dari Goal. ***

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya