Berita

Foto: Istimewa

Nusantara

Hasanah Yakin Menang Total di Cirebon

SABTU, 24 MARET 2018 | 11:09 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Rekam jejak kader PDI Perjuangan di Kota Cirebon, dinilai cukup bagus oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Barat, TB. Hasanuddin atau akrab disapa Kang Hasan.

Pasalnya, PDI Perjuangan terus berjaya di hampir setiap kompetisi pemilu di Kota Cirebon.

Kang Hasan yang juga calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2, berpasangan dengan Anton Charliyan (Kang Anton) meyakini, dengan kerja keras para kadernya maka pasangan yang dikenal dengan Hasanah itu mampu meraih suara terbanyak di Kota Cirebon.


"Saya optimis, dengan semangat kader PDI Perjuangan di Cirebon, saya yakin menang," tegasnya saat melakukan Konsolidasi Partai dalam Rangka Memenangkan Hasanah pada pilgub Jabar 2018, di Gedung Korpri, Kota Cirebon.

Kang Hasan mengimbau agar kader PDI Perjuangan Kota Cirebon, untuk tetap solid dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dan mempertahankan marwah partai serta menjadikan Kota Cirebon sebagi daerah unggul dan berprestasi.

"Hubungan antar kader partai dan pemimpinnya di Kota Cirebon harus jauh lebih baik, gerakannya pun harus lebih massive. Sehingga trend nya terus meningkat dengan prestasi gemilang," pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kang Hasan juga memaparkan tujuh program unggulan yang akan digulirkan untuk membangun masyarakat dan daerah Jawa Barat. Yakni Bogagawe, Jabar Seubeuh, Jabar Cageur, Sakola Gratis, Imah Rempeg, Turkamling dan Budaya serta Molototcom.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cirebon Edi Suripno mengatakan, para kader sudah dibagi tugas dan sektor pemenangan. Edi menyatakan kesiapannya memenangkan Hasanah dengan target raihan suara 40 hingga 45 persen.

"Dengan hadirnya seluruh struktur partai (PDI Perjuangan) lebih dari seribu orang, menunjukan kesiapan kita untuk memenangkan Hasanah di Kota Cirebon," pungkasnya. [mel]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya