Berita

Dunia

Gugatan Terbaru Tuduh Iran Dukung Pembajak 9/11

JUMAT, 23 MARET 2018 | 14:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Arab Saudi menambahkan Iran ke proses hukum di Amerika Serikat atas dugaan keterlibatannya dalam serangan 11 September 2001 di New York City dan Washington.

Pengacara yang mewakili Arab Saudi dalam sebuah gugatan yang menuduh ada hubungan Iran dengan serangan itu mengajukan "aksi tag-along" pekan ini untuk "mengonsolidasi" litigasi yang menuduh Iran juga memainkan peran.

Gugatan itu,  Dillaber et al v Islamic Republic of Iran et al,  menuduh bahwa Iran dan Kementerian Penerangan dan Keamanan (MOIS), bersama dengan Arab Saudi, mendukung 19 pembajak, 11 di antaranya adalah warga Saudi.


Gugatan itu diajukan pada 9 Maret lalu.

Dalam dokumen pengadilan disebutkan bahwa Arab Saudi telah meminta panel itu yang menangani banyak tuntutan hukum yang menyatakan dukungan Saudi untuk al-Qaeda dalam serangan 9/11 "transfer konsolidasi".

Gugatan itu menuduh bahwa Iran, milisi Lebanon Hezbollah, dan al-Qaeda membentuk komite untuk mengawasi kampanye serangan gabungan anti-Amerika Serikat.

Iran dan Hizbullah telah mempertahankan hubungan antagonis dengan Arab Saudi, sebagian besar atas dukungannya bagi Amerika Serikat dan militernya.

Namun demikian, Komisi 9/11, yang bertugas menyiapkan laporan lengkap tentang keadaan di sekitar serangan, tidak menemukan bukti dukungan langsung Iran, selain pembajak tertentu yang melakukan perjalanan melalui Iran dalam perjalanan mereka ke Afghanistan, tanpa paspor mereka dicap. Demikian seperti dimuat Al Jazeera. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya