Berita

Mark Zucker­berg/Net

Bisnis

Bos Facebook Minta Maaf

JUMAT, 23 MARET 2018 | 09:10 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Bos Facebook Mark Zucker­berg, meminta maaf atas kes­alahan perusahaannya dalam menangani data 50 juta peng­gunanya. Dia berjanji akan memperbaiki kesalahan itu.

Jaringan terbesar dunia gaul itu, menghadapi peningkatan pengawasan pemerintah di Ero­pa dan Amerika Serikat (AS) ak­ibat tuduhan pengungkap bukti konsultan politik bermarkas di London, Cambridge Analytica, mengambil data pengguna se­cara tidak semestinya untuk membangun penampang pemilih AS. Data itu kemudian diguna­kan membantu memilih Presiden AS Donald Trump pada 2016.

"Itu pelanggaran besar pada kepercayaan. Saya benar-benar menyesal. Kami memiliki tang­gung jawab dasar melindungi data orang," kata Zuckerberg da­lam wawancara dengan CNN.


Zuckerberg mengakui, peru­sahaannya membuat kesalahan, menyatakan perlu bangkit dan melakukan sesuatu. Dia men­gatakan, jejaring sosial itu ber­encana melakukan penyelidikan terhadap ribuan aplikasi yang telah menggunakan platform Facebook, membatasi akses pengembang pada data, dan memberikan penggunanya alat untuk menonaktifkan akses ke data Facebook mereka dengan lebih mudah.

Adapun kesalahan ini Zucker­berg sebut sebagai, "pelanggaran antara Facebook dengan peng­guna yang berbagi data dengan perusahaan."

Karena itu, Zuckerberg dan Facebook akan berusaha mem­perbaiki semuanya mulai hari ini. Zuckerberg juga meminta maaf karena sempat "menghilang" sejak skandal tersebut merebak.

"Kami akan belajar dari peris­tiwa ini untuk terus memperkuat keamanan platform ke depannya. Kami ingin membuat komunitas merasa lebih aman. Saya tahu ini butuh waktu lama (untuk memper­baikinya). Tapi saya berjanji, kami akan berusaha untuk (memper­baiki) ini dan membangun layanan yang lebih baik," janjinya.

Rencana Zuckerberg tidak menunjukkan pengurangan besar pada kemampuan pengiklan un­tuk menggunakan data Facebook, yang merupakan sumber kehidu­pan perusahaan. Zuckerberg mengatakan, dia terbuka terhadap peraturan pemerintah tambahan dan bersedia untuk bersaksi di hadapan Kongres AS jika dia adalah orang yang tepat.

"Saya tidak yakin kita tidak se­harusnya diatur. Saya benar-benar berpikir pertanyaannya adalah apa peraturan yang lebih tepat ketimbang ya atau tidak, haruskah itu diatur? Orang-orang harus tahu siapa yang membeli iklan yang mereka lihat di Facebook," pungkasnya. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya