Berita

Foto/Net

Bisnis

Telkomsel Blokir 13 Juta Pelanggan

JUMAT, 23 MARET 2018 | 09:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ancaman Kementerian Komunikasi dan Informatika berupa pemblokiran kartu bagi konsumen operator yang tidak melakukan registrasi ulang, bu­kan cuma gertak sambal belaka. Anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom/Persero) Tbk, PT Telkomsel, mengaku telah memblokir lebih dari 13 juta nomor pelanggannya.

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah menilai lang­kah itu memang perlu dilakukan. Tidak ada alasan bagi pelanggan untuk tidak tahu karena pub­likasi sudah maksimal bahkan sampai operator mengirim pesan kepada semua nomor.

"Kami sudah memblokir se­banyak 13 juta nomor seluler prabayar yang belum melakukan registrasi," kata dia dalam ket­erangannya, kemarin.


Pengumuman tersebut sebet­ulnya sudah ramai dibicarakan sejak tahun lalu. Batas regis­trasi ulang berlaku hingga 28 Februari 2018 sesuai Peraturan Menteri Kominfo Nomor 12 Tahun 2016. Atas dasar itu PT Telkomsel sebagai operator seluler melakukan pemblokiran kepada pelanggan setianya.

Meski sudah dengan tegas melakukan pemblokiran nomor, tapi PT Telkomsel masih mem­buka peluang kepada pelanggan untuk registrasi ulang.

"Kami sudah tapi 13 juta nomor yang diblokir itu tetap bisa melakukan sms registrasi ke 4444," ujarnya.

Ririek menegaskan Telkomsel mendukung sepenuhnya pro­gram pemerintah registrasi ulang nomor prabayar ini.

"Karena demi kenyamanan kita bersama untuk mencegah peni­puan, terorisme dan menimbulkan kenyaman pelanggan," kata dia.

Pihaknya berharap adanya pengawasan pelaksanaan kebi­jakan tersebut agar tidak diman­faatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kebocoran Data


Sebelumnya, sempat beredar soal isu kebocoran data nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) yang digunakan untuk registrasi kartu SIM prabayar.

Isu kebocoran data mendadak masif dibicarakan setelah adanya laporan pelanggan salah satu opera­tor yang mengaku NIK dan nomor KK-nya dipakai untuk mendaftar­kan puluhan nomor tak dikenal.

Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati mengungkapkan, Telkomsel tidak melihat hal di atas sebagai kebocoran data, melainkan sebuah bentuk peny­alahgunaan NIK dan nomor KK milik seseorang.

Kalau dipikir, NIK dan nomor KK banyak banget beredar, misalnya kita browsing, me­masukkan keyword NIK dan KK, itu banyak banget ketemu­nya. "Apalagi, terkadang kita mendaftar suatu layanan me­masukkan segala data-data. Oleh karenanya kami tidak melihat is­tilah kebocoran, tetapi memang ada yang sengaja menggunakan data orang lain yang bukan haknya," tutur Adita.

Lebih lanjut, Adita mengata­kan, meskipun operator seluler menerima jutaan kali registrasi kartu prabayar, Telkomsel hanya mengetahui tiga data, yakni no­mor pelanggan, NIK, dan nomor KK yang telah diregistrasikan.

"Soal database ini, kalau da­lam kasus registrasi pelanggan, Telkomsel hanya memiliki data berupa nomor pelanggan, NIK, dan nomor KK yang didaftarkan, kemudian kami meneruskannya ke server Dukcapil karena kami hanya menjadi pipa. Kami eng­gak tahu di dalam NIK dan KK itu ada data apa, kami enggak punya akses ke situ," kata Adita menegaskan. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya