Berita

Pangi Syarwi Chaniago/Net

Politik

Kata Pengamat Kicauan Novanto Akan Jadi Angin Lalu, Sama Seperti Nazar

JUMAT, 23 MARET 2018 | 00:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Disebutnya nama Puan Maharani dan Pramono Anung dalam kasus korupsi KTP-El oleh Setya Novanto menjadi petir di siang bolong bagi PDIP. Pasalnya keduanya adalah petinggi partai yang kini menjabat menteri kabinet.

Direktur Eksekutif Volpox Center Pangi Syarwi Chaniago menilai diungkapnya kedua nama kader PDIP memberi pengaruh pada partai. Apalagi beberapa bulan ke depan akan ada agenda politik besar, Pilkada 2018 dan Pemilu 2019.

"Tentu ada pengaruhnya buat elektabilitas PDIP. Secara Puan adalah putri mahkota dari Bu Mega," ungkap Pangi di gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/3).


Pengaruh lain dari munculnya dua nama itu, adalah proses hukum yang akan berjalan. Publik juga akan mempertanyakan kelanjutan kicauan tersebut kepada KPK.

Namun demikian, Pangi menilai kicauan Novanto akan berujung seperti kicauan Nazaruddin dalam kasus Hambalang. Kala itu Nazar aktif berkicau mengenai keterlibatan petinggi partai Demokrat dalam kasus korupsi proyek Hambalang. Sejauh ini KPK juga tidak memproses kicauan Nazar tersebut.

"Kalau dulu ada kicauan Nazaruddin sekarang kicauan Setnov. Entah data primer atau data apa yang dipakai oleh Setnov. Dahulu Nazar juga menyebut nama petinggi Partai Demokrat bahkan termasuk Ibas putra SBY. Kini giliran Setnov yang menyebut putri King Maker rezim Jokowi, Puan Maharani yang kini menjabat sebagai Menko PMK," ujarnya. [nes] 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya