Berita

Stadion Samara/RT

Dunia

Pembangunan Stadion Piala Dunia 2018 Di Samara Molor Dari Jadwal

KAMIS, 22 MARET 2018 | 14:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pembangunan stadion Piala Dunia 2018 di Samara, yang juga dikenal sebagai Cosmos Arena dan akan menjadi tuan rumah pertandingan grup antara tuan rumah Rusia dan Uruguay molor dari jadwal.

Menurut badan sepakbola dunia FIFA, pekerjaan besar masih diperlukan di Samara Arena yang merupakan satu dari 12 tempat penyelenggaraan untuk turnamen musim panas ini.

Pertandingan pertama di stadion itu akan menjadi pertandingan Grup A antara Kosta Rika dan Serbia, yang merupakan salah satu dari empat pertandingan babak grup, babak 16 besar dan perempat final yang dijadwalkan untuk stadion.


Reuters melaporkan bahwa pekerjaan konstruksi terganggu oleh sejumlah kemunduran dalam beberapa bulan terakhir. Hal itu menempatkan pihak berwenang di bawah tekanan tambahan untuk memberikan tempat yang tepat untuk turnamen.

"Selama proyek ini, kami telah berbicara tentang penundaan di Samara," kata Chief Executive Officer dan Kegiatan FIFA Colin Smith seperti dimuat Russia Today.

"Keterlambatan itu masih jelas sekarang meskipun banyak kemajuan telah dibuat. Ada sejumlah besar pekerjaan yang harus dilakukan. Kami mengharapkan perkembangan lebih lanjut dari ini," kata Smith.

"Tetapi yang penting bagi kami adalah bahwa stadion ini tepat waktu, maka kami menggunakan stadion dan kami dapat memasang semua overlay sementara dan peralatan yang kami butuhkan untuk Piala Dunia," sambungnya.

Rusia akan membuka turnamen pada 14 Juni melawan Arab Saudi di Stadion Luzhniki yang baru direnovasi di Moskow. Tempat itu juga akan menjadi tuan rumah final turnamen pada 15 Juli, di mana juara dunia baru akan dinobatkan. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya