Berita

Foto/RMOL

Advertorial

Telkom Craft Indonesia Bertujuan Mendorong UKM Go Internasional

KAMIS, 22 MARET 2018 | 14:34 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Alex Sinaga mengatakan tujuan diselenggarakan Telkom Craft Indonesia 2018 untuk mendorong Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di seluruh Indonesia agar mampu bersaing secara global.

"Pelaksanaan acara ini sendiri ditujukan agar UKM di seluruh Indonesia dapat terinspirasi dan terdorong menghasilkan karya terbaiknya sekaligus mampu bersaing sehingga dapat menembus pasar global," ujar Alex Sinaga dalam peresmian pembukaan seluruh rangkaian acara Telkom Craft Indonesia 2018 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Kamis (22/3).

Pimpinan Telkom ini juga mengungkapkan bahwa Telkom Craft Indonesia merupakan hasil kerjasama dengan Rumah Kreatif BUMN yang tujuannya sebagai wujud kontribusi dalam membangun seluruh UKM di Indonesia untuk dapat maju sesuai dengan tema acara sejak tahun lalu yaitu Local Heroes To Global Champion.


"Kegiatan utama kita bersama Rumah Kreatif BUMN ini untuk membangun kemampuan UKM agar dapat go modern, go digital, go online, dan go global," ujar Alex Sinaga.

Ia juga menyampaikan salah satu strategi agar terwujudnya cita-cita tersebut ialah diwujudkan dengan pergelaran secara offline seperti yang diadakan Telkom Craft Indonesia dari tanggal 22-25 Maret 2018.

"Berbagai cara kita lakukan, salah satunya lewat acara ini yang dilaksanakan secara offline sehingga UKM Indonesia dengan segala produknya dapat dilihat langsung dan bisa langsung dibeli," ujar Alex Sinaga.

Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa seluruh produk UKM yang hadir dalam acara di Telkom Craft Indonesia 2018 dapat ditinjau ataupun dibeli secara online lewat situs Blanja.com untuk memperluas jaringan pemasaran produk UKM-UKM tersebut. [rus]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya