Berita

Dua patung kayu yang dikembalikan ke Meksiko/BBC

Dunia

Jerman Kembalikan Dua Artefak Curian Ke Meksiko

KAMIS, 22 MARET 2018 | 12:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jerman mengembalikan dua buah patung kayu pre-Hispanik berusia 3.000 tahun dari peradaban Olmec ke pihak berwenang Meksiko pekan ini.

Meksiko mengatakan artefak itu diambil secara ilegal dari situs arkeologi Olmec di Meksiko timur. Kedua artefak itu kemudian diamankan dari kolektor seni Kosta Rika kontroversial Leonardo Patterson di Jerman selatan pada tahun 2008 lalu oleh otoritas Jerman.

Kemudian pada tahun 2015, pengadilan memutuskan bahwa kedua patung kayu itu adalah milik Meksiko. Namun pengembalian dua artefak itu baru dilaksanakan pekan ini oleh otoritas Jerman kepada duta besar Meksiko.


Sebelum dikembalikan, dua patung itu sempat itu disimpan di Koleksi Arkeologi Negara Bagian Bavaria pasca penyitaan tahun 2008 lalu.

patung-patung itu adalah bagian dari koleksi lebih dari 1.000 artefak Aztec, Maya dan Olmec yang telah menjadi pusat perburuan seni internasional selama beberapa dekade.

Dimuat BBC, kolektor seni Kosta Rika kontroversial Patterson pernah memamerkan artefak itu di Spanyol utara pada tahun 1997. Namun para ahli menyebut bahwa beberapa bagian palsu dan penyelidikan pun terjadi.

Kemudian, Patterson menempatkan koleksi ke penyimpanan di Spanyol, di mana artefak tetap ada hingga tahun 2008.

Namun akhirnya Spanyol menemukan bahwa Patterson bukan pemilik yang sah dari patung itu dan menawarkan untuk mengembalikan artefak ke negara-negara asal yang dapat membuktikan klaim yang sah.

Kemudian pada tahun 2008, Spanyol menyita ratusan barang dan mengembalikannya ke Peru.

Namun, Patterson memindahkan sisa-sisa koleksi ke Munich, di mana ia kemudian ditangkap polisi pada tahun itu. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya