Berita

Raja Juli Antoni/Net

Politik

Serang Amien, Kelihatan Sekali Sekjen PSI Menjilat Jokowi

RABU, 21 MARET 2018 | 08:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni terhadap tokoh bangsa Amien Rais menunjukkan bahwa dia memberi dukungan kepada kebohongan yang dilakukan Presiden Joko Widodo.

Sekjen PSI itu mengeluarkan pernyataan yang mengatakan Amien Rais kurang jalan-jalan ke pedesaan karena menyebut pembagian sertifikat tanah adalah kebohongan Jokowi.

"Pernyataan Raja Juli Antoni menunjukkan bahwa dia memberi dukungan kepada kebohongan Jokowi," kata Kordinator Komunitas Relawan Sadar (KORSA) Amirullah Hidayat, Rabu (21/3).


Sebab, selaku relawan yang terlibat memenangkan Jokowi pada Pilpres 2014, pihaknya paham benar bahwa janji kampanye Jokowi itu landreform dan pembagian tanah 9 hektar per orang, serta menyelesaikan konflik tanah, bukan bagi-bagi sertifikat program agraria nasional (Prona) ini.

"Maka jelaslah program yang dijalankan Jokowi adalah pembohongan," tegas Amirullah.

Makanya dia sangat heran dengan sikap Sekjen PSI yang mendukung pembohongan yang dilakukan Jokowi, padahal PSI selama ini mengklaim sebagai partai anak muda.

"Itu sama saja Raja Juli Antoni memberi pelajaran kepada anak-anak muda untuk berpolitik dengan menjilat kekuasaan, bukan politik moral," ujar Amirullah.

Dia menyarankan supaya Raja Juli belajar lagi bagaimana menjadi politikus muda yang mengedepankan moral dan etika, bukan karena nafsu kekuasaan.

"Kita tidak tau masa depan politik bangsa ini bila mentalnya seperti Raja Juli Antoni, dikhawatirkan hancur masa depan Indonesia," pungkas Amirullah.

Menko Kemaritiman Luhut B. Panjaitan sebelumnya juga menepis tudiangan tokoh bangsa Amien Rais yang mengkritisi Presiden Joko Widodo mengenai program pembagian sertifikat tanah.

Luhut marah besar atas pernyataan yang dilontarkan Amien yang menyebut pembagian sertifikat oleh Jokowi adalah ngibul atau bohong. Luhut juga tidak terima tudingan Amien bahwa pemerintah membangkitkan kembali PKI, termasuk pemerintah berniat menjual aset negara ke swasta dan asing.

Atas tudingan-tudiangan tersebut, Luhut memperingatkan politisi senior PAN itu agar lebih berhati-hati dalam bertutur kata. Bahkan, Luhut juga sempat melontarkan kalimat ancaman kepada Amien.

"Jangan asal kritik saja, nanti kamu jadi pejabat saya tahu kok track record kamu. Saya bisa cari dosamu, emang kamu siapa?" ujar Luhut. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya