Berita

Saudi dan Iran/Net

Dunia

Saudi: Kesepakatan Nuklir AS Dengan Iran Tahun 2015 Adalah Kesalahan

SELASA, 20 MARET 2018 | 07:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Arab Saudi menilai bahwa kesepakatan yang dijalin antara Amerika Serikat serta negara adidaya lainnya yang dikenal sebagai P5 + 1 dengan Iran tahun 2015 lalu adalah sebuah kesalahan.

"Pandangan kami tentang kesepakatan nuklir adalah bahwa itu adalah perjanjian yang salah," kata Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir kepada wartawan di Washington awal pekan ini.

Pernyataan itu dikeluarkan sebelum Putra Mahkota Mohammed bin Salman menggelar pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump hari ini (Selasa, 20/3). Pertemuan keduanya adalah untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara setelah sempat bersitegang di bawah pemerintahan sebelumnya.


Lebih lanjut Jubeir menyebut Iran telah melakukan destabilisasi di kawasan.

"Kami telah menyerukan untuk kebijakan ketat terhadap Iran selama bertahun-tahun," katanya seperti dimuat Reuters.

"Kami sedang mencari cara di mana kita dapat mendorong kembali terhadap kegiatan kejam Iran di wilayah tersebut," kata Jubeir, mencerca dukungan Teheran untuk milisi Houthi di Yaman dan dukungan untuk Presiden Suriah Bashar al-Assad di Suriah.

Iran sendiri diketahui membantah campur tangan dalam urusan kawasan itu. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya