Setyo Novanto/Net
Setyo Novanto/Net
Hal itu diungkapkannya saat sesi pertanyaan kepada salah satu saksi meringankan yang dihadirkan, Kepala Badan Keahlian DPR (BKD), Johnson Rajagukguk dalam sidang lanjutan kasus korupsi e-KTP, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (19/3).
"Pada 2015 itu, pada peristiwa ‘papa minta saham’ itu, saat itu saya mengirimkan surat kepada Pak Johnson, setelah kami pertimbangkan dengan partai, maka saya mengundurkan diri. Dimana Pak Johnson yang langsung menerimanya pada waktu itu. Apakah betul?" tanya Setnov.
Populer
Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
UPDATE
Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14
Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04
Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33
Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27
Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10
Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52
Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41
Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34
Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22
Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06