Berita

Dunia

Benjamin Netanyahu Harus Mundur Jika Terbukti Korupsi

SABTU, 17 MARET 2018 | 14:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang menteri Israel mengatakan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu harus mengundurkan diri atau dijatuhkan oleh anggota koalisinya jika dia didakwa atas tuduhan korupsi.

"Jika sebuah persidangan dimulai melawan perdana menteri, dia tidak akan lagi dapat memenuhi tugasnya," kata Menteri Keuangan Moshe Kahlon dalam sebuah wawancara dengan Saluran 2 Israel pada hari Jumat (16/3).

"Dia akan bangkit dan pergi atau partai lainnya akan pergi," sambungnya.


Netanyahu sendiri saat ini diketahui berada di bawah setidaknya tiga investigasi polisi seputar tuduhan penyuapan. Netanyahu menolak melakukan kesalahan dan mengatakan bahwa dia adalah korban dari "perburuan penyihir".

Pada bulan Februari lalu, polisi merekomendasikan Netanyahu untuk didakwa atas dua kasus korupsi, sementara penyelidikan ketiga dilakukan mengenai bantuan yang dicari dari kepala perusahaan telekomunikasi negara itu.

Jaksa Agung Israel dijadwalkan untuk memutuskan dalam beberapa bulan mendatang mengenai apakah akan mengajukan dakwaan atau tidak.

Netanyahu tidak harus mengundurkan diri meski didakwa namun Kahlon, yang juga pemimpin partai Kulanu kanan tengah, mengatakan posisinya akan menjadi tidak dapat dipertahankan. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya