Berita

Polisi Meksiko/Net

Dunia

Ancaman Kartel Narkoba Bayangi Pemilu Meksiko

SABTU, 17 MARET 2018 | 14:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Dalam Negeri Meksiko Alfonso Navarrete mengatakan bahwa ada peringatan soal kartel obat terlarang yang mencoba mempengaruhi pemilihan umum negara tersebut.

"Ada tanda peringatan dan lonceng alarm di beberapa wilayah di negara ini," kata Navarrete menanggapi pertanyaan seorang wartawan tentang laporan calon yang mendapat tekanan dari kejahatan terorganisir.

Dia menyebutkan kota Chilapa, di negara bagian Guerrero yang selatan, di mana dua kandidat kursi di legislatif negara bagian dibunuh bulan lalu.


"Ada usaha sembrono untuk menekan kandidat untuk menyesuaikan diri dengan kelompok kriminal tertentu," kata Navarrete.

"Kami tidak akan membiarkan ini terjadi,' smabungnya.

Dua kandidat presiden terkemuka, Ricardo Anaya dari Partai Aksi Nasional (PAN) dan Jose Antonio Meade dari Partai Revolusioner Institusional yang berkuasa (PRI), telah memperingatkan kemungkinan upaya kartel narkoba untuk mempengaruhi pemilihan.

Meksiko diketahui akan memilih presiden baru, Kongres, dan sejumlah pejabat lokal dan negara bagian pada 1 Juli mendatang.

Meksiko adalah tempat yang berbahaya untuk menjadi politisi lokal.

Menurut Asosiasi Walikota Nasional, lebih dari 100 walikota, mantan walikota, atau walikota terpilih telah dibunuh oleh kelompok kriminal sejak tahun 2006, tahun pemerintah mengumumkan perang terhadap kartel narkoba. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya