Berita

Pakistan/Net

Dunia

Ketegangan Meningkat, Pakistan Panggil Pulang Dubesnya Di India

SABTU, 17 MARET 2018 | 13:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pakistan telah memanggil duta besarnya di India untuk konsultasi jelang akhir pekan ini.

Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam sebuah pernyataan menyebut bahwa hubungan antara kedua negara masih diliputi ketegangan yang tinggi.

Pemanggilan duta besar itu terjadi pekan ini di tengah serangkaian tuduhan oleh kedua belah pihak, yang menuduh satu sama lain melecehkan diplomat di ibu kota masing-masing.


Awal pekan ini, Pakistan mengatakan setidaknya tiga diplomatnya telah dilecehkan di New Delhi, dan beberapa anak mereka diintimidasi dan diancam dalam perjalanan pulang dari sekolah mereka.

Sedangkan New Delhi menuduh Pakistan telah melakukan kampanye pelecehan yang setara terhadap diplomatnya sendiri yang diposkan di Islamabad, menuduh bahwa petugas agen mata-mata Pakistan memasuki kompleks perumahan kedutaan.

"Komisaris Tinggi kami di New Delhi telah diminta untuk datang ke Islamabad untuk konsultasi," kata Muhammad Faisal, juru bicara kementerian luar negeri Pakistan seperti dimuat Al Jazeera.

Duta Besar Sohail Mahmood akan segera kembali ke Islamabad, setelah protes Pakistan yang diajukan ke kementerian luar negeri India tidak menghasilkan apapun.

"Kami akan mengambil semua langkah yang mungkin untuk keselamatan dan keamanan rakyat kami di India, yang sangat penting bagi kami," sambungnya. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya