Berita

Nikolai Glushkov/BBC

Dunia

Inggris Selidiki Mendalam Pembunuhan Pengusaha Rusia Di London

SABTU, 17 MARET 2018 | 11:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi Inggris melancarkan penyelidikan pembunuhan setelah kematian pengusaha Rusia Nikolai Glushkov di barat daya London. Glushkov sendiri ditemukan tewas di rumahnya di New Malden pada 12 Maret kemarin.

Pemeriksaan post-mortem menunjukkan Mr Glushkov, yang berusia 68 tahun meninggal karena kompresi ke leher.

Pada tahap ini, polisi Inggris memastikan, tidak ada bukti yang menghubungkan kematian tersebut dengan percobaan pembunuhan mantan mata-mata Rusia dan putrinya di Salisbury yang terjadi 4 Maret lalu.


Namun demikian, penyidik masih membuka segala kemungkinan dan meminta informasi apapun yang akan membantu penyelidikan.

Secara khusus, mereka mencari tahu lebih dalam soal kemungkinan saksi yang pernah melihat atau mendengar sesuatu yang mencurigakan di atau sekitar rumahnya di Clarence Avenue, New Malden, antara Minggu 11 Maret dan Senin 12 Maret.

Dimuat BBC, Glushkov sendiri adalah mantan wakil direktur maskapai penerbangan negara Rusia Aeroflot. Dia pernah dipenjara pada tahun 1999 selama lima tahun setelah dituntut melakukan pencucian uang dan penipuan.

Setelah hukumannya ditangguhkan di tahun 2006, dia diberi suaka politik di Inggris pada tahun 2010 dan menjadi kritikus vokal Presiden Rusia Vladimir Putin. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya