Berita

Politik

Kang Hasan Yakinkan Imah Rempeg DP 1 Persen Bisa Diwujudkan

SABTU, 17 MARET 2018 | 10:17 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin (Kang Hasan) dan Anton Charliyan (Kang Anton) atau yang dikenal dengan Hasanah, semakin serius dalam mewujudkan program rumah DP Satu Persen di Jawa Barat.

Kang Hasan mengatakan, program yang digagas oleh Presiden Joko Widodo itu bisa direalisasikan di daerah Jawa Barat dan sudah melalui pengkajian yang mendalam dari para ahli. Selain itu, ketersediaan lahan yang merupakan aset-aset daerah Jawa Barat juga telah tersedia. Sehingga, akan mendukung terealisasinya program tersebut.

"Selain sudah dikaji, program tersebut juga sejalan dengan yang dicanangkan pusat. Kita tinggal menerapkannya saja di Jawa Barat," ungkap Kang Hasan disela kegiatannya, di Jakarta seperti keterangan yang diterima redaksi akhir pekan ini.


Program rumah DP 1 persen tersebut, masuk dalam bagian program 'Imah Rempeg' yang digulirlan oleh pasangan dua Jendral itu. Selain bersinergi dengan program Presiden Joko Widodo, lanjut Kang Hasan, Rencananya, perumahan tersebut akan dibangun dengan aset-aset yang dimiliki oleh pemerintah daerah Jawa Barat yang tersebar di ribuan titik.

"Aset-aset pemda Jawa Barat kan banyak, kenapa tidak kita gunakan untuk kepentingan rakyat," paparnya.

Selain Imah Rempeg, program unggulan lainnya juga telah disiapkan, diantaranya Bogagawe, Jabar Sebeuh, Jabar Cageur, Sakola Gratis, Turkamling dan Budaya serta Molototcom. [mel]

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya