Berita

Acara TV pagi yang menampilkan model dengan riasan gelap/BBC

Global

Dinilai Rasis, Acara TV Pagi Dikecam Warga Net

SABTU, 17 MARET 2018 | 08:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Warga net Pakistan geram setelah acara televisi pagi yang populer di negara itu membuat wajah model agar tampak berkulit gelap dalam riasan pengantin.

Acara "Jago Pakistan Jago" itu meminta kontestan pada hari Rabu kemarin untuk mendemonstrasikan riasan pengantin agar terlihat lebih gelap. Riasan lebih gelap dipoles pada wajah model Pakistan yang memiliki warna kulit lebih cerah alami.

Pada acara tersebut, para peserta memberikan tip kepada audiens tentang bagaimana cara menerapkan riasan pada kulit yang lebih gelap.


Alih-alih terlihat cantik dan eksotis, riasan itu cenderung aneh dan menuai olok-olokan karena tampak tidak natural karena wajah menjadi lebih gelap sedangkan bagian tangan tetap berwarna lebih cerah.

Acara itu pun menarik reaksi balik secara online. Banyak yang mengkritik acara tersebut karena mempromosikan obsesi Pakistan dengan kulit alaminya.

"Rasisme tidak baik," kata salah satu pengguna media sosial Pakistan seperti dimuat BBC.

"Tidak di barat atau timur, tidak di mana-mana. Sudah waktunya kita mempelajarinya," tambah warga net lainnya. [mel]

Kritik senada juga disampaikan editor budaya surat kabar Dawn, Hamna Zubair.

"Tidaklah baik jika mengatakan bahwa menerapkan riasan pada orang berkulit gelap sangat sulit," sebutnya. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya