Berita

Dunia

Kelompok Pemantau: Menteri Keuangan Habiskan Anggaran 1 Juta Dolar AS Untuk Penerbangan Militer

JUMAT, 16 MARET 2018 | 12:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Keuangan Amerika Serikat Steven Mnuchin menghabiskan hampir 1 juta dolar AS untuk penerbangan penghubung militer untuk dirinya sendiri dan rombongannya. Padahal dia bisa mengambil penerbangan sipil yang lebih murah.

Begitu laporan pengawas transparansi Amerika Serikat terbaru yang dirilis pekan ini. Citizens for Responsibility and Ethics in Washington (CREW) yang merupakan kelompok pengawas legal menggunakan permintaan Freedom of Information Act (FOIA) untuk mendapatkan informasi tentang penggunaan penerbangan militer Mnuchin untuk dirinya sendiri, stafnya dan, yang diduga pada satu kesempatan, menyertai wartawan dan sekretarisnya. CREW mengatakan bahwa permintaan awal telah diabaikan dan mengajukan tuntutan hukum untuk mendapatkan dokumen tersebut, beberapa di antaranya banyak dicetak ulang.

Laporan pengawas tersebut, yang dirilis pada hari Kamis (15/3), mengatakan bahwa Mnuchin menggunakan pesawat penumpang militer untuk perjalanan domestik dan luar negeri delapan kali antara musim semi dan musim gugur 2017, seringkali dengan biaya jauh lebih besar daripada jika dia menggunakan pesawat yang disediakan oleh Federal Aviation Administration (FAA).


Laporan tersebut mengatakan bahwa Mnuchin menggunakan pesawat Angkatan Udara yang jauh lebih besar daripada pendahulunya, dan tidak menggunakan penerbangan komersial untuk urusan pemerintah.

"Satu area di mana Sekretaris Mnuchin tampaknya telah berpisah dari pendahulunya adalah penggunaan pesawat militer untuk penerbangan domestik dengan biaya hampir 200.000 dolar AS," kata laporan itu.

"Berawal dari tahun 2006, sekretaris keuangan menggunakan pesawat militer hanya dengan tiga orang penerbangan domestik," sambungnya.

Salah satu penerbangan yang terdaftar adalah saat Mnuchin bepergian dengan empat orang lainnya ke Miami pada tanggal 15 Juni 2017, yang membebani pembayar pajak 45.136 dolar AS. CREW mengatakan bahwa penerbangan dengan militer itu 18.000 dolar AS lebih mahal daripada penerbangan FAA.

"Masyarakat masih tidak memiliki penjelasan yang masuk akal mengapa Sekretaris Mnuchin tampaknya tidak pernah menggunakan pesawat komersial sementara pendahulunya melakukannya, atau mengapa dia membutuhkan pesawat militer yang dapat menampung 120 penumpang saat manifes perjalanannya mengandung nama yang jauh lebih sedikit," kata staf CREW Anne Weismann.

Seorang juru bicara Departemen Keuangan menolak laporan CREW karena tidak akurat dan salah tafsir, dan mendesak upaya keras dilakukan untuk mengurangi pengeluaran di sana.

"Bahkan CREW mengakui bahwa permintaan perjalanan Sekretaris tersebut 'memiliki kemiripan yang luar biasa' dengan permintaan yang diajukan oleh sekretaris di Pemerintahan Obama, dengan menggunakan proses persetujuan dan tingkat pembenaran yang sama," kata juru bicara tersebut seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya