Berita

Foto: RMOL

Pertahanan

Brigjen Indrajit Resmi Jadi Kapolda Pertama Di Kaltara

KAMIS, 15 MARET 2018 | 10:31 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Brigjen Pol Indrajit resmi menjadi Kapolda pertama di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Ia dilantik Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (15/3).

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan tugas Indrajit lumayan berat, pasalnya bangunan alias gedung Polda Kalimantan Utara belum terbentuk karena saat ini masih bergabung dengan Polda Kalimantan Timur.

"Oleh sebab itu, sekarang disiapkan Poldanya, nanti personel peralatan semua dilengkapi menjadi Polda tipe B," katanya.


Polda Kaltara yang selama ini masih menyatu dengan gedung Polda Kaltim, kata Setyo, akan segera berpisah setelah ada pejabat definitif. Untuk sementara Polda Kaltara akan memakai fasilitas gedung milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

"Dipinjami oleh Pemprov Kaltara, tapi kita lokasi tanahnya sudah ada tinggal dibangun mungkin tahun ini kita bangun," ungkap Setyo.

Setyo menambahkan, sesuai harapan Kapolri dengan adanya Polda Kaltara ini, wilayah perbatasan Indonesia dengan Sabah dan Serawak Malaysia bisa terkontrol lantaran di wilayah itu sangat rawan penyelundupan baik narkoba dan orang. Termasuk menjadi jalur masuknya kelompok-kelompok terorisme.

Selain itu, lanjut Setyo, Polda Kaltara juga diharapkan bisa memudahkan masyarakat yang tengah berurusan dengan polisi tidak perlu lagi jauh-jauh ke Kalimantan Timur.

"Sehingga Polri lebih mendekati masyarakat dari segi pelayanan, moga-moga lebih baik," pungkasnya.

Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian telah menandatangani pembentukan Kepolisian Daerah Kalimantan Utara berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor Kep/12/I/2018 tertanggal 9 Januari 2018. Hal itu disampaikan langsung Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie ketika menerima salinan surat keputusan Kapolri tersebut. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya