Berita

Foto: Net

Nusantara

Al Hikmah Komitmen Cetak Sarjana Muslim Pengabdi Masyarakat

KAMIS, 15 MARET 2018 | 09:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Hikmah Jakarta Selatan memiliki visi besar menyiapkan sarjana muslim yang berakhlak mulia, berilmu, dan cakap serta memiliki kesadaran bertanggung jawab.

Tidak hanya demi mewujudkan kesejahteraan umat, tetapi juga untukmembangun masa depan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.

Begitu kata Ketua STAI Al-Hikmah Jakarta, Prof Munzier Suparta saat memberi sambutan di acara  Sidang Terbuka Wisuda Sarjana ke-XIV strata 1 dan ke-II untuk program pascasarjana di Ballrom Mandira Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Rabu (14/3).


Dia berharap para wisudawan mengejewantahkan tugas mulia ini dalam kontribusi riil di masyarakat dengan pengabdian dan pelayanan yang sungguh-sungguh bagi masyarakat dari para alumninya.

"Kita memiliki komitmen kuat mencetak sarjana-sarjana muslim yang mandiri dan melayani masyarakat. Komitmen tersebut mesti didukung dengan penguatan dan penerjemahan misi secara kuat," kata dia dalam keterangannya kepada redaksi, Kamis (15/3).     

Sejak berdiri pada 18 September 1984, Al-Hikmah memiliki misi menyelenggarakan proses pembelajaran untuk menghasilkan ahli pendidikan Islam yang kompetitif, inovatif, dan profesional dalam bidang pendidikan Islam.

"Al-Hikmah juga melaksanakan penelitian yang memberikan kontribusi bagi masyarakat dalam lingkup pendidikan Islam dengan melibatkan dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan sebagai dasar untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam," sambungnya.

Lebih lanjut, Munzier menjabarkan bahwa pada 2017, Al-Hikmah menorehkan prestasi dalam bidang penelitian. Sebanyak empat tim dari dosen STAI Al-Hikmah Jakarta lulus selekasi administrasi untuk pengabdian kepada masyarakat dan penelitian serta diberi kesempatan mempresentasikan proposal pengabdian dan penelitiannya di forum seleksi nasional Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Ditjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama.

"Sebab itu, kami memiliki keterpanggilan melaksanakan pengabdian pada masyarakat sebagai implementasi hasil penelitian dan ikut serta dalam memecahkan masalah-masalah di bidang pendidikan Islam," tutur dia. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya