Berita

Budi Waseso/Net

Hukum

Budi Waseso: Perang Melawan Narkoba Belum Tegas, Baru Lips Service

KAMIS, 15 MARET 2018 | 00:04 WIB | LAPORAN:

Mantan kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso menilai Indonesia belum cukup serius menangani kasus narkoba yang semakin massif.

Menurut Buwas, sapaan akrab Budi, sekalipun pemerintah berulang kali mengatakan darurat narkoba, namun belum ada tindakan nyata bahwa pernyataan itu adalah keseriusan.

"Mau dibilang perang, pembantu-pembantu presiden juga acuh, ini masalah bangsa dan negara, bukan BNN, polisi polisi doang," ucap Buwas saat diskusi KPPN DPP Partai Amanat Nasional (PAN) yang bertajuk "Indonesia Darurat Narkoba" di DPP PAN, Jakarta, Rabu (14/3).


Tidak seriusnya perang terhadap narkoba bisa dilihat dari tidak adanya kurikulum pendidikan untuk memutus peredaran dan penggunaan narkoba.

"Makanya saya bilang belum serius. Sampai hari ini Indonesia belum ada ketegasan, lips service saja yang penting sudah ngomong enggak ada tindak lanjutnya (seperti) sudahlah pasrah saja," cetusnya.

Kenyataan ini, lanjut Buwas yang membuat Indonesia termasuk sebagai pangsa pasar terbaik narkoba di dunia. Tidak hanya itu, Indonesia juga menjadi salah satu laboratorium percobaan untuk kartel-kartel narkoba.

"Jadi percobaan, nih kurang ini kurang ini. (pengguna narkoba Indonesia) 40 persen dari pasar dunia," demikian Buwas. [nes]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya