Berita

Hukum

Sidang Setya Novanto, KPK Kembali Hadirkan 5 Saksi Ahli

RABU, 14 MARET 2018 | 17:15 WIB | LAPORAN:

. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menghadirkan lima saksi ahli di persidangan kasus korupsi KTP Elektronik (KTP-el) dengan terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (14/3).

Kelima ahli tersebut adalah dosen dari ITB Prof Chaerul Rizal dan Prof Mikrajuddin Abdullah, ahli pengadaan barang dan jasa Ir. Armawan Khaeni, dosen UGM Prof Sulistyowati dan Ketua Asosiasi Psikolog Forensik Reni Kusumawardani.

Pada sidang sebelumnya JPU juga menghadirkan lima orang saksi ahli untuk memberikan pendapat terkait proyek KTP-el.


Mereka adalah dosen hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta Wiryawan Chandra, dosen Universitas Indonesia Yunus Husein, ahli informasi dan transaksi elektronik dari Universitas Indonesia Bob Hardian Syahbuddin, PNS BPKP Suaedi dan dosen Institut Sepuluh November Surabaya Dhani Arfianto.

Setya Novanto didakwa melakukan intervensi dalam proses penganggaran dan pengadaan proyek KTP-el pada tahun anggaran 2011-2013 yang diduga merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun.

Mantan Ketua DPR dan Partai Golkar itu didakwa menerima uang sebesar 7,3 juta dolar AS. Uang tersebut diduga mengalir melalui Pemilik PT Delta Energy Made Oka Masagung sebanyak 3,8 juta dolar AS dan melalui keponakannya Irvanto Hendra Pambudi sebesar 3,5 juta dolar AS.[dem]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya