Berita

Politik

PILPRES 2019

Gema Sadhana Janji 1 Juta Suara untuk Prabowo

SABTU, 10 MARET 2018 | 17:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Gema Sadhana berkomitmen memenangkan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI periode 2019-2024.

"Minimal satu juta suara siapa kami sumbangan untuk kemenangan Prabowo Subianto. Dengan perjuangan yang masif, bermartabat, tanpa membeli suara, kami optimistis Prabowo menjadi RI 1," kata Ketua PP Gema Sadhana, AS Kobalen saat Rapimnas Gema Sadhana di kawasan Jalan Mangga Besar, Jakarta Barat, Sabtu (10/3).

Gema Sadhana merupakan organisasi sayap Partai Gerindra yang mewadahi tiga unsur agama, yaitu Hindu, Buddha, Konghucu dan aliran kepercayaan.


Kobalen mengungkapkan, satu juta suara untuk Prabowo mengandalkan kader Gema Sadhana di seluruh Indonesia.  Gema Sadhana, lanjut Kobalen, juga akan menyosialisasikan program Gerindra kepada masyarakat. Langsung dengan program nyata, tanpa wacana.

"Kader Gema Sadhana juga bernazar berjalan kaki dari kediaman Prabowo di Jalan Kartanegara menuju Istana Negara kalau Prabowo menang Pilpres," ujar Prabowo.

Di tempat yang sama, Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai calon presiden yang diusung partai berlambang Burung Garuda itu untuk Pilpres 2019.

"Insya Allah dalam waktu dekat Gerindra akan deklarasikan Pak Prabowo sebagai capres 2019. Deklarasi itu untuk memenuhi permintaan kader," kata Muzani.

Muzani juga mengaku pihaknya akan terus membangun komunikasi politik dengan seluruh partai untuk menggalang dukungan tersebut.

"Pastinya Pak Prabowo maju Pilpres 2019," tegas Muzani.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya